Logika Membantah Evolusi



Secara logika pun, evolusi dapat disingkirkan. Kalau kita melirik teori evolusi yang mengatakan bahwa segala sesuatu terjadi dengan kebetulan, kenapa manusia diciptakan begitu kompleksnya? 
Kenapa burung hantu memiliki mata yang sangat tajam ketika malam hari? 
Kenapa cicak dapat menempel di dinding? Kenapa beruang dapat bertahan hidup di udara kutub? 
Kenapa rayap yang buta dapat membuat sarang 300 kali lebih besar dari tubuhnya?
 Kenapa kelelawar memiliki system sonar?
 Kenapa paus hidup di laut dengan bernafas ke udara dengan teratur? 
Kenapa benang laba-laba lebih kuat dari baja? Untuk apa Cheetah dapat berlari dengan kecepatan 114 km/jam? 
Untuk apa pula Kumbang Badak dapat mengangkat beban sebanyak 850 kali dari total berat badannya? Jika terjadi seleksi alam, kenapa manusia yang sudah hidup ribuan tahun tak berevolusi karena perkembangan teknologi? 
Bukankah seharusnya manusia melahirkan dari rahimnya seorang robot?
 Dan banyak pertanyaan lain yang tak akan mungkin terjawab oleh pemikiran khayalan Darwin. Satu jawaban mutlak yang disepakati para ilmuan modern, bahwa semua itu tercipta oleh sesuatu yang jauh lebih tinggi dari kedudukan manusia, Dzat Maha Cerdas. Semua yang diciptakan, begitu tersengaja. Jika seandainya Tuhan salah hitung antara jarak matahari dengan bumi, maka diyakini bahwa bumi tidak akan ditempati oleh manusia. Benarkah itu semua hanyalah kebetulan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZAT ADITIF MAKANAN

PENGENALAN FISIKA

LIKA-LIKU DAFTAR CPNS